This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, May 31, 2017

Ketum PBNU bandingkan dosa provokasi ISIS dengan nonton film porno

Ketum PBNU bandingkan dosa provokasi ISIS dengan nonton film porno -  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menilai, lebih bahaya mendengarkan provokasi ISIS daripada melihat situs porno. Karena jika lihat situs pornografi dosanya hanya untuk pribadi saja.


"Saya ngomong gini. Bahayanya lihat provokasi ISIS radikal lebih bahaya dari pada lihat film atau situs porno," kata Kiai Said Aqil saat menyampaikan tausiyah di kediaman rumah Kementerian Ketenagakerjaan H.M. Hanif Dhakiri, Jl. Widya Chandra IV No. 23, Jakarta Selatan, Rabu (31/5).

Said Aqil menjabarkan, dosa menonton film porno hanya ditanggung sendiri. Namun jika melakukan provokasi, tidak bisa dibayangkan dosanya. Apalagi provokasi dengan membunuh orang lain bisa masuk surga seperti yang dilakukan oleh ISIS.

"Kalau lihat situs porno dosanya cuma saya sendiri. Tapi mendengarkan provokasinya ISIS keluar dari rumah berjuang membunuh dan dibunuh langsung diampuni dosanya dan masuk surga, masya Allah," kaya Said.

Said Aqil menjelaskan, jika dengan pidato menyampaikan provokasi ISIS itu bisa membawa keburukan bagi semua (dolun mudillun). Namun jika menonton situs porno hanya dollun (keburukan untuk sendiri). Namun dia juga mengingatkan, provokasi ISIS dan menonton film porno sama bahayanya.

"Ini Pidato kayak gini banyak orang jadi terpengaruh. Namanya dolun mudillun," kata Said.

"Kalau saya nonton situs porno hanya dollun. Tidak mudillun. Begitu orang masya Allah," katanya

Ketum PBNU bandingkan dosa provokasi ISIS dengan nonton film porno

Posted by


Butuh banyak duit saat Ramadan, 2 warga Ogan Ilir jadi kurir narkoba

Butuh banyak duit saat Ramadan, 2 warga Ogan Ilir jadi kurir narkoba - Berdalih membutuhkan banyak uang untuk keperluan saat bulan Ramadan, FZ (39) dan AK (44) nekat menjadi kurir narkoba. Keduanya ditangkap setelah dijebak polisi yang berpura-pura menjadi pemesan barang haram itu.


Kedua pelaku yang tinggal di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, diringkus saat bertransaksi 613 butir ineks di Jalan Raya Bukit Sejahtera, Poligon, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, Selasa (30/5) sore. Mereka tak bisa mengelak karena polisi mendapati barang bukti senilai Rp 104 juta itu disimpan di dalam bungkusan plastik.

Kepada polisi, AK mengaku hanya mengikuti ajakan FZ untuk mengantar pesanan ke Palembang. Dia tidak enak hati karena FZ adalah paman istrinya. "Saya cuma diajak, katanya dapat nanti dapat Rp 3 juta. Tahunya ditangkap polisi," ungkap tersangka AK di Mapolda Sumsel, Rabu (31/5).

FZ mengaku dihubungi seseorang yang tinggal di Palembang untuk mengantar 613 butir ineks dengan iming-iming upah Rp 3 juta. Dia menyanggupi dengan alasan tengah membutuhkan banyak uang untuk kebutuhan selama Ramadan.

"Baru kali ini main beginian (kurir), itu pun karena butuh duit. Tapi, tidak tahu kalau pemesannya itu polisi," kata FZ.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Amazona mengatakan, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 dan 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat enam tahun penjara.

"Untuk bulan Ramadan transaksi narkoba kemungkinan masih terus terjadi. Karena peredarannya sesuai permintaan, bukan tergantung momentum," ujar Amazona. 

Butuh banyak duit saat Ramadan, 2 warga Ogan Ilir jadi kurir narkoba

Posted by


Kapolda Metro Jaya tunggu izin jemput Rizieq di Arab Saudi

Kapolda Metro Jaya tunggu izin jemput Rizieq di Arab Saudi -  Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menegaskan, penyidik berencana menjemput paksa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab di luar negeri. Karena berdasarkan informasi yang mereka himpun, tersangka kasus chat pornografi itu sedang berada di Arab Saudi.



"Ya mengarah ke sana (jemput paksa)," katanya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/5).

Dia mengungkapkan, penyidik telah mengajukan surat red notice atau catatan merah untuk Rizieq ke Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri. Pengajuan red notice berdasarkan hasil rapat penyidik Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri dan Divhubinter Polri.

"Kami tadi sudah gelar di Bareskrim dan hub inter, kan sudah ditetapkan tersangka, DPO, surat penjemputan dan sekarang red notice," jelasnya.

Meski demikian, Iriawan menambahkan, penerbitan red notice itu masih harus dikaji kembali. Saat ini pihaknya masih menunggu apakah pengajuan red notice itu bisa dikabulkan atau tidak.

"Sekarang kami tunggu saja dari hub inter apakah memenuhi syarat untuk dikabulkan atau tidak. Tapi biasanya kalau memenuhi syarat dikabulkan seperti tersangka dan berkasnya. Nanti setelah penerbitan red notice baru kami pikirkan langkah selanjutnya," terangnya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat enggan mencampuri urusan Polda Metro Jaya terkait kasus Rizieq, meskipun terlapornya sama. Walaupun, pimpinan FPI itu sudah menjadi tersangka di Jawa Barat dalam kasus penodaan Pancasila.

"Ancamannya 4 tahun. Kalau ancamannya 4 tahun berati nggak bisa ditahan. Kalau ngak bisa ditahan ngapain ikut jemput," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Rabu (31/5).

Dia mengungkapkan, pihaknya tetap mendukung langkah dari Polda Metro Jaya membawa Rizieq ke Jakarta. "Kan sama-sama polisi juga. Jemput juga ngapain, kan kita juga nggak boleh nahan kok," tutup Yusri

Kapolda Metro Jaya tunggu izin jemput Rizieq di Arab Saudi'

Posted by


Ini Pesan Wenger untuk Fans Usai Dipastikan Bertahan di Arsenal

Ini Pesan Wenger untuk Fans Usai Dipastikan Bertahan di Arsenal - Fans Arsenal sempat terbelah saat masa depan Arsene Wenger masih jadi tanda tanya. Setelah ada kejelasan soal nasibnya, Wenger menyampaikan sebuah pesan kepada suporter The Gunners.


Fans Arsenal memang tak satu suara soal siapa yang seharusnya menjadi manajer klub pada musim depan. Sebagian menginginkan perubahan dan merasa era Wenger sudah seharusnya diakhiri. Namun, ada juga yang masih percaya bahwa Wenger masih merupakan pilihan terbaik.

Semua teka-teki soal masa depan Wenger akhirnya terjawab pada Rabu (31/5/2017). Fans yang menginginkan manajer baru harus kecewa lantaran Arsenal memutuskan untuk mempertahankan pria asal Prancis itu dan memberinya kontrak baru berdurasi dua tahun.

(Baca juga: Arsene Wenger Masih di Arsenal Dua Musim Lagi)

Wenger berharap mulai sekarang fans Arsenal kompak mendukung tim dan tak lagi membahas dirinya. Pria berusia 67 tahun itu yakin Arsenal bisa naik level meskipun dipastikan absen di Liga Champions musim depan.

"Pesan untuk fans adalah bantulah klub. Mari bersama-sama dukung para pemain kita, dukung klub, dan berikan yang terbaik agar berada di level yang kita inginkan," ucap Wenger kepada Arsenal Player.

"Kami bisa naik ke level berikutnya, saya yakin akan hal itu, dengan yakin kepada cara main yang kami inginkan dan mendukung pemain-pemain yang sudah kami miliki," imbuhnya.

"Tentu saja kami akan berusaha untuk memperkuat skuat kami agar lebih tangguh pada musim depan, tapi kami ingin yakin kepada cara main yang kami inginkan. Kami ingin mendukung cara main ini bersama-sama," kata Wenger.

Ini Pesan Wenger untuk Fans Usai Dipastikan Bertahan di Arsenal

Posted by


Tuesday, May 30, 2017

Sakit hati dihina, Dedi hantam Kamal pakai besi ulir hingga tewas

Sakit hati dihina, Dedi hantam Kamal pakai besi ulir hingga tewas - Pembunuhan terhadap Kamal Abdullah (54) di Central Business Distric (CBD) Polonia, Jalan Padang Golf, Polonia, Medan, pada Jumat (12/5) lalu akhirnya terungkap. Pelaku ternyata pekerja bangunan yang merasa dilecehkan korban.

Tersangka yang ditangkap yaitu Dedi Umbara alias Oom (34), warga Jalan Pipa Utama, Karang Rejo, Medan. Dia diringkus di Rokan Hilir, Riau, baru-baru ini.


"Kita berhasil melacak keberadaan tersangka di Rokan Hilir, Riau. Tersangka kita ringkus saat menumpang bus menuju Rantau Prapat, Sumut," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (30/5).

Jasad Kamal ditemukan di barak pembangunan villa di area CBD Polonia, Medan, Jumat (12/5). Saat ditemukan, wajah penjaga gudang logistik proyek ini membiru. Darah keluar dari hidung dan mulutnya.

Dedi mengaku menghantam Kamal menggunakan besi ulir. Setelah membunuh, pelaku kabur motor Honda Vario bernomor polisi BK 2605 AFU warna hitam dan membawa ponsel merek Nokia milik korban.

Setelah membunuh dan melarikan sepeda motor korban, Dedi sempat kabur ke rumah kerabatnya di Talun Kenas, Deli Serdang, Sumatera Utara. Dia kemudian menjual sepeda motor curian itu ke Serdang Bedagai. Uangnya dipakai untuk melarikan diri ke Riau.

Namun, pelarian Dedi akhirnya terhenti. Polisi berhasil mengidentifikasinya dan melacak keberadaannya. Dia disergap dan ditembak polisi.

"Kita lumpuhkan dengan tembakan di kedua kakinya, karena pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat akan kita tangkap," kata Tatan.

Sementara, Dedi Umbara mengaku melakukan pembunuhan itu karena sakit hati karena sering dicaci maki Kamal karena punya utang kepadanya. Dedi merupakan pekerja bangunan di proyek tak jauh dari tempat Kamal bekerja.

Selain marah karena dicaci, Dedi pun mengaku kesal karena korban melakukan pelecehan seksual terhadapnya. "Dia sempat memegang punyaku (kemaluan). Tiga kali dipeganganya. Makanya aku kalap dan dia kuhabisi. Setelah itu barang-barangnya kuambil," tandasnya.

Dalam kasus ini Dedi dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana subs Pasal 338 KUHPidana. "Ancamannya 12 tahun penjara," pungkas Tatan

Sakit hati dihina, Dedi hantam Kamal pakai besi ulir hingga tewas

Posted by


Reunifikasi Korea, Megawati pesan Korsel jangan libatkan Amerika

Reunifikasi Korea, Megawati pesan Korsel jangan libatkan Amerika -  Presiden Korea Selatan Moon Jae-In meminta Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri membantu reunifikasi Korea Selatan dengan Korea Utara. Presiden Moon bahkan meminta Megawati menjadi utusan Korsel ke Korut.


Hal itu diungkapkan Presiden Moon saat menjamu Megawati di Istana Kepresidenan Korsel, the Blue House, Senin (29/5).

Rencananya, Megawati empat bulan mendatang akan berkunjung ke Korut. Presiden Moon pun menitipkan salam hangat untuk Presiden Korut, Kim Jong-Un melalui Megawati.

"Ibu (Megawati) dalam empat bulan ke depan akan ke Korut, Presiden Moon menyampaikan salam hangat kepada Presiden Korut. Presiden Moon juga meminta ibu untuk mendampingi delegasi Korsel saat bertemu delegasi Korut untuk membicarakan reunifikasi," kata Herman Hery, anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan, yang ikut dalam kunjungan Megawati ke Korsel, Selasa (30/5).

Dia meyakini Megawati akan mampu memenuhi permintaan Presiden Moon untuk ikut menjembatani persoalan Korsel dan Korut. Hal itu didasari dari keyakinan Presiden Moon bahwa persoalan politik dua Korea juga harus dilihat sebagai persoalan kemanusiaan.

"Kalau politik saja ini tidak akan selesai. Keluarga yang saling terpisah itu persoalan kemanusiaan," ujarnya.

Selain itu, Herman menambahkan, Presiden Moon percaya bahwa tekanan atau blokade tidak akan menyelesaikan persoalan Korea, melainkan harus bicara dari hati ke hati.

"Sikap Presiden Moon inilah yang membuat Ibu Mega percaya bahwa reunifikasi itu memang harus dilakukan. Saat Bu Mega bilang jangan terlalu libatkan Amerika dalam persoalan dua Korea, Moon sepakat juga meski tetap berpesan agar Utara juga tidak melakukan tindakan provokatif," tutupnya

Reunifikasi Korea, Megawati pesan Korsel jangan libatkan Amerika

Posted by


Fahri tegaskan tak perlu izin KPK jenguk auditor BPK di tahanan

Fahri tegaskan tak perlu izin KPK jenguk auditor BPK di tahanan -  Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menegaskan pihaknya tak perlu meminta izin KPK untuk menjenguk auditor utama BPK yang juga tersangka korupsi pemberian status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rohadi Saptogiri di Polres Jakarta Timur. Fahri menyebut dirinya sebagai anggota DPR yang merupakan lembaga pengawas tertinggi yang justru mengawasi KPK.


"DPR lembaga pengawas tertinggi di negara ini. Jadi jangan dibolak-balik, DPR yang awasi KPK," kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5).

Namun, dia membantah kunjungannya itu khusus untuk menemui Rohadi. Fahri mengklaim tujuan kunjungannya bersama anggota Komisi III itu untuk mengecek kondisi para tahanan di Polres Jakarta Timur.

"Di situ ada unsur kesejahteraan juga. Dan bagi anggota, saya ajak anggota Komisi III. Saya kira kita perlihat dalam Ramdan ini memberi kesejukan. Saya lihat anggota-anggotanya sedang ibadah di sana," tegasnya.

Saat bertemu Rohadi, Fahri dan anggota Komisi III memberikan dukungan moril kepada Rohadi agar tegar dalam menghadapi kasusnya.

"Tapi memang ada yang khusus karena sedang ada kasus, saya ketemu Pak Rohadi yang memang sering mondar mandir DPR sebagai bagian dari kepemimpinan BPK dalam komunikasi dengan DPR. Sekalian ada sahabat kita lihat," sambung Fahri.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegur keras sikap Wakil Ketua DPR,Fahri Hamzah yang menjenguk tersangka penerima suap dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Rohadi Saptogiri. Melalui Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, pihaknya tidak mendapat permohonan izin dari Fahri untuk menjenguk tersangka.

Febri mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya. Dengan alasan agar tidak ada kontaminasi antara penanganan hukum dengan politik.

"KPK tidak pernah memberikan izin atau diminta izin kalau itu adalah peristiwa untuk menjenguk tahanan pada saat itu, itu yang kami tegaskan KPK tidak berikan izin itu. Kita harap pihak yang mempunyai kewenangan secara hati-hati menggunakan kewenangannya jangan sampai kemudian ada kesan diterima publik ketika KPK mengamankan sebuah perkara kemudian ada pihak-pihak tertentu yang mendatangi tersangka KPK kita harus pisahkan proses politik dan hukum," ujar Febri.

Fahri tegaskan tak perlu izin KPK jenguk auditor BPK di tahanan

Posted by


Monday, May 29, 2017

Kaka Slank: Pak Ahok Tabah Saja, Sabar

Kaka Slank: Pak Ahok Tabah Saja, Sabar - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencabut banding atas vonis dua tahun penjara. Vokalis band Slank, Kaka yang juga pendukung Ahok menuturkan, pencabutan banding ini sepenuhnya hak Ahok dan keluarga.

"Itu hak dia (Ahok) cabut banding itu. Alasannya dia cabut banding kan juga sudah jelas," kata Kaka saat ditemui di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017).



Dia juga berharap agar Ahok beserta keluarganya tabah dalam menghadapi vonis dua tahun penjara tersebut. "Tabah saja, sabar," ujar Kaka.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah mencabut banding atas vonis dua tahun penjara dalam kasus dugaan penodaan agama. Hal ini disampaikan Ahok melalui surat yang dibacakan istrinya, Veronica Tan.

Menurut Veronica, keluarga selalu mendukung apa yang menjadi putusan Ahok. Bahkan keluarganya memberikan dukungan untuk jalani hukuman atas vonis 2 tahun yang diberikan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Dari pertama pada saat Bapak menjabat sebagai gubernur, sampai menjadi tersangka, sampai pada proses hari ini, kami sekeluarga sudah merasa cukup. Untuk melanjutkan apa yang harus kami lakukan. Kami dengan anak-anak dan keluarga akan men-support bapak menjalani hukuman ini," ucap Veronica di Menteng, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.

Baik kuasa hukum maupun dari pihak keluarga, ia menjelaskan, menyadari akan keputusan Ahok mencabut banding. Karena itu dengan tegas, masih kata dia, pihak keluarga tidak akan memperpanjang lagi dan menjalankan apa yang sudah diputuskan.

Salah satu pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, dalam konferensi pers di sebuah restoran di Menteng, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017 mengatakan, Ahok dan keluarga menghormati pengadilan. Dia juga memaklumi majelis hakim yang memutus kasus penistaan agama itu. Dia menegaskan, pencabutan permohonan banding tersebut bukan karena khawatir hukumannya akan ditambah.

Kaka Slank: Pak Ahok Tabah Saja, Sabar

Posted by



Mendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Ahok

Mendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Ahok - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melayangkan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku belum menerima surat tersebut.

"Saya belum terima (surat pengunduran diri Ahok)," ujar Tjahjo di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (24/5/2017).


Selain itu, Tjahjo juga mengaku belum menerima salinan dari pengadilan terkait dengan banding yang dilakukan pihak kejaksaan.

"Saya belum terima, saya menunggu, masih ada waktu toh menunggu kejaksaannya mau banding atau tidak. Kemarin kan banding upaya hukum Pak Ahok banding ternyata tidak dicabut, kemudian tinggal tunggu Kejagung, itu saja dari situ baru kita ada langkahnya," ucapnya.

Menurut Tjahjo, apabila proses tersebut sudah berjalan dan Ahok memang mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI serta mencabut bandingnya, maka langkah selanjutnya adalah menjadikan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur Definitif.

"Tinggal mendefinitifkan Pak Djarot sampai Oktober. Undang-undang mensyaratkan karena waktunya pendek, tidak mungkin ada usulan wakil lagi sehingga dengan Pak Ahok tidak mengambil upaya hukum berarti beliau sudah menerima bahwa permasalahan Pak Ahok sudah berkuatan hukum tetap, tinggal jaksanya banding tunggu, tahu-tahu ini sudah kita proses tapi jaksanya (banding)," papar dia.

Ahok mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta ke Presiden Jokowi. Informasi ini dibenarkan Ketua Tim Kuasa Hukum Ahok, I Wayan Sudirta.

"Iya sudah mengajukan pengunduran diri ke Pak Jokowi, tembusan ke Kemendagri," ujar Wayan.

Namun, Wayan mengaku tak tahu kapan Ahok mengirimkan surat pengunduran itu ke Presiden Jokowi. Wayan mengatakan, pengunduran diri Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta itu karena dia tidak ingin mengganggu pemerintahan.

Mendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Ahok

Posted by


Mendagri Tunggu Hasil Banding Sebelum Urus Pengunduran Diri Ahok

Mendagri Tunggu Hasil Banding Sebelum Urus Pengunduran Diri Ahok -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan ada tahapan dalam memproses surat pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Salah satunya menunggu putusan kejaksaan terkait pengajuan banding.

"Tunggu Pak Jaksa Agung apakah Kejaksaan masih banding atau tidak, itu satu," tutur dia usai menghadiri buka puasa bersama Partai Nasdem di DPP Partai Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 28 Mei 2017.


Menurut Tjahjo, jika keputusan banding tidaknya kejaksaan terkait hukuman penjara Ahok dalam perkara kasus penodaan agama yang menjeratnya telah keluar, masih ada lagi proses lainnya. Apabila tidak banding, DPRD DKI diharap langsung mengambil langkah.

"Yang kedua, kalau kejaksaan tidak banding, kami minta segera DPRD memproses surat mundurnya Pak Ahok," jelas dia.

"Dasar surat itu termasuk dasar dari kejaksaan tidak mengajukan upaya hukum banding, sebagai dasar kami menyampaikan kepada Bapak Presiden untuk segera mengeluarkan Keppresnya untuk memberhentikan Pak Ahok sebagai Gubernur," lanjut Tjahjo.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah berstatus nonaktif mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta ke Presiden Jokowi dengan tembusan Mendagri pada Selasa, 23 Mei 2017.

Mendagri Tunggu Hasil Banding Sebelum Urus Pengunduran Diri Ahok

Posted by



Sunday, May 28, 2017

Dana Operasional Ahok Rp 1,2 M Masuk ke Saldo Djarot

Dana Operasional Ahok Rp 1,2 M Masuk ke Saldo Djarot - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengembalikan Biaya Penunjang Operasional (BPO) sebesar Rp 1,2 miliar ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Dana tersebut sudah diterima Pemprov DKI melalui bendahara pengguna anggaran di Biro Administrasi.

"Sudah diterima masuk ke bendahara PA. Kita sudah kirimkan melalui bank," kata Kepala Biro Kerja Sama Daerah dan Luar Negeri DKI, Muhamad Mawardi, di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/5/2017).


Total dana BPO yang dikembalikan Ahok melalui Bank DKI sebesar Rp 1.287.096.775. Uang yang dikembalikan Ahok adalah sisa BPO bulan Mei 2017. Diketahui, tiap bulannya Gubernur DKI mendapat operasional sebesar Rp 2,1 M.

Nantinya, dana BPO Ahok ini masuk ke pagu anggaran Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang kini menjabat Pelaksana Tugas Gubernur.

Usai Ahok mengundurkan diri, Djarot berhak memilih apakah menggunakan BPO Gubernur atau BPO Wakil Gubernur. "Tapi sampai sekarang Pak Plt belum menentukan bakal menggunakan anggaran yang mana, pilih salah satu," ujar Mawardi.

Biaya Penunjang Operasional (BPO) Ahok sebagai gubernur tiap bulan senilai Rp 2,1 miliar. Sementara BPO, yang diterima Djarot sebagai Wagub Rp 1,4 miliar.

Dana Operasional Ahok Rp 1,2 M Masuk ke Saldo Djarot

Posted by


Mengundurkan Diri, Ahok Dapat Uang Pensiun Kurang dari Rp 10 Juta

Mengundurkan Diri, Ahok Dapat Uang Pensiun Kurang dari Rp 10 Juta - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 23 Mei 2017. Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, Ahok masih berhak mendapat dana pensiun DKI. Sebab, mantan Bupati Belitung Timur itu mengundurkan diri.


"Kalau mengundurkan diri, SK keluar dan diberhentikan dengan hormat ya dapat pensiun," ujar Sumarsono di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Sumarsono mencontohkan, pemberhentian secara hormat dilakukan jika kepala daerah tidak tersandung masalah operasi tangkap tangan atau korupsi.

"Kalau mengundurkan diri berarti dengan hormat. Kalau kasus OTT korupsi itu pemberhentian enggak hormat," kata dia.

Hanya saja, uang pensiun yang akan diterima Ahok akan jauh lebih kecil dari gaji saat dia menjabat, yakni kurang dari Rp 10 juta.

"Pensiun kan sebagai kepala daerah. Kecil itu, enggak besar, enggak sampai Rp 10 juta," ujar Sumarsono.

Mengundurkan Diri, Ahok Dapat Uang Pensiun Kurang dari Rp 10 Juta

Posted by


Gantikan Ahok, Djarot Akan Terima Dana Operasional Rp 2,5 Miliar

Gantikan Ahok, Djarot Akan Terima Dana Operasional Rp 2,5 Miliar - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono mengatakan, bila telah resmi menjadi gubernur definitif, Djarot Saiful Hidayat akan mendapat Biaya Penunjang Operasional gabungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur sekitar Rp 2,5 miliar setiap bulannya.\


Posisi enggak ada wakil, digabung satu. Jadi jauh lebih besar hampir dua kali lipat. Sekitar Rp 2,5 miliaranlah,'" ujar Sumarsono di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Namun, Soni menyebut, dana tersebut tidak hanya digunakan Djarot untuk operasionalnnya sendiri, melainkan juga untuk wali kota, sekretaris daerah (sekda), dan bupati.

"Termasuk jamuan dan penyelenggaraan berbagai acara forum, terima tamu dubes. Jadi bukan jatah hak individu seorang gubernur," ucap pria yang biasa disapa Soni itu.

Menurut Soni, laporan akan detail secara tertulis dan diaudit BPK hingga satuan terkecil, seperti bantuan ke warga penyandang difabel.

"Laporan diaudit BPK, dikelola Pak Mawardi (Biro KDH) yang satu sifatnya bertanggung jawab secara total detail. Makanya Pak Ahok (saat masih menjabat gubernur) bisa nyumbang untuk yang cacat, sekolah, festival," kata dia.

Gantikan Ahok, Djarot Akan Terima Dana Operasional Rp 2,5 Miliar

Posted by


Saturday, May 27, 2017

Menteri Eko: Irjen Kemendes yang kena OTT KPK orang yang sederhana

Menteri Eko: Irjen Kemendes yang kena OTT KPK orang yang sederhana - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sundjojo masih tak percaya Irjen Sugito ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan suap terkait opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) laporan keuangan tahun anggaran 2016.


Eko mengatakan, Sugito dikenalnya sebagai sosok sederhana. Dia mengatakan bawahannya itu tinggal di rumah yang terletak di gang sempit di kawasan Bojong, Jawa Barat.

"Beliau (Sugito) orang yang sederhana. Saya juga minta istri saya dan Dharma Wanita mengunjungi istri beliau di rumahnya (usai OTT). Rumahnya kecil masuk gang," kata Eko di Kantornya, Sabtu (27/5).

Selain sosok sederhana, Eko mengatakan mengenal Sugito sebagai sosok yang keras terhadap upaya pemberantasan korupsi. Sugito merupakan inisiator pembentukan Satuan Bersama Pungutan Liar (Saber Pungli).

Bahkan, menjabat sebagai pimpinan Saber Pungli. Tak hanya itu, Eko mengatakan, Sugito juga sangat getol mendidik jajaran Kemendes untuk menjauhi korupsi.

"Pak Irjen juga sebenarnya getol mengajarkan dan membimbing pejabat di akementerian ini. Kerja sampai malam," jelasnya.

Usai ditetapkan KPK sebagai tersangka, Eko memastikan akan mencopot Sugito dari jabatannya. Minggu (28/5) besok, ia akan langsung menggelar rapat mencari penggantinya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Setelah diperiksa selama 1x24 jam, KPK menaikkan kasus ini ke penyidikan.

Dalam OTT ini, KPK menetapkan empat orang tersangka. Selain Sugito, diantaranya satu pejabat Kemendes dengan inisial JDT dan dua auditor BPK dengan inisial RS dan ALS.

Selaku pemberi suap, SGT dan JDT disangka pasal 5 ayat 1 huruf a dan b kemudian pasal 13 UU Nomor 31 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan penerima suap, RS dan ALS yang merupakan pejabat BPK disangka melanggar pasal 12 huruf a dan b, pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Uang sebesar Rp 40 juta disita KPK terkait kasus ini. Uang itu diduga merupakan bagian dari komitmen fee sebesar Rp 240 juta, dimana Rp 200 juta sudah dibayarkan pada awal Mei 2017.

KPK juga menyita uang Rp 1,145 miliar dan USD 3 ribu dari brankas di salah satu ruangan di BPK. Namun peruntukan uang itu masih didalami apakah terkait dalam kasus ini. 

Menteri Eko: Irjen Kemendes yang kena OTT KPK orang yang sederhana

Posted by


4 Tersangka suap status WTP Kemendes ditahan 20 hari ke depan

4 Tersangka suap status WTP Kemendes ditahan 20 hari ke depan - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (26/5) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di duga kasus suap status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.


KPK telah menetapkan empat tersangka, dari tujuh orang yang sudah diamankan. Empat tersangka yaitu SUG (Irjen Kemendes), JBP (Eselon III Kemendes), RS (Eselon I BPK), ALS (Auditor BPK).

Terkait empat tersangka yang telah ditetapkan akan dilakukan penahanan untuk 20 hari.

"Terhadap empat orang tersangka dalam kasus suap ke auditor BPK, dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama mulai 27 Mei - 15 Juni 2017," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5).

Febri mengatakan tersangka SUG dan JBP ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat, RS ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur dan ALS di Rutan Cabang KPK di Guntur.

Penahanan ini dilakukan karena menurut Febri harus sesuai dengan pasal 21 KUHP yang dibutuhkan penahanan. Tim penyidik ke depan akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pemeriksaan terhadap tersangka, dan yang berkaitan dengan kegiatan lain yang diperlukan penyidikan

4 Tersangka suap status WTP Kemendes ditahan 20 hari ke depan

Posted by


Wiranto klaim pemerintahan Jokowi lebih baik dari Soeharto & Gus Dur

Wiranto klaim pemerintahan Jokowi lebih baik dari Soeharto & Gus Dur - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah bekerja dengan baik. Dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.


"Saya jamin kinerja Jokowi-JK itu baik," tegasnya saat memberikan kata sambutan dalam Talkshow KNPI, di Auditorium PTKI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5).

Keberanian Wiranto dalam menjamin kinerja atasanya tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya pengalaman sebagai menteri pada 4 masa pemerintahan membuatnya berani mengatakan hal tersebut.

"Kenapa saya berani menjamin?, Karena saya itu sudah ikut jadi menteri pada 4 pemerintahan, zaman Pak Harto, Pak Habibie, Pak Gus Dur serta sekarang Pak Jokowi, bukan pengen jadi menteri tapi kebetulan dipercaya," jelasnya.

Mantan Menhankam dan Pangab ABRI ini juga menjelaskan perbedaan yang dia rasakan selama menjadi menteri pada 4 era pemerintahan yang berbeda.

"Sekarang saya bisa melihat dan merasakan sendiri bahwa kinerja pemerintahan saat ini sudah baik, tidak ada hari tanpa rapat, dulu zaman Pak Harto sebulan kita rapat terbatas 5 kali, paripurna 1 kali, dan rapat terbatas dengan Golkar 1 kali, zaman Pak Habibie walaupun sedkit tapi tetap ada," ungkapnya.

Namun saat menceritakan perbedaan dari 4 masa pemerintahan tersebut, ada hal yang menarik yang diceritakan Wiranto pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ketika saat itu dia menjabat sebagai Menko Polkam.

"Kalau Pak Gus Dur, terpulang Menko-nya, izin boleh tapi semua harus beres, karena waktu itu Pak Gus Dur banyak tamunya, saya usul untuk semua urusan menteri biar saya yang urus, dan beliau setuju," imbuhnya saat mengenang masa pemerintahan Gus Dur.

Lebih jauh saat membandingkan pemerintahan Jokowi-Jk, Wiranto menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sudah sangat bekerja keras untuk dapat menangkap semua aspirasi dari masyarakat. Kemudian pemerintahan saat ini mempercepat pembangunan khususnya di sektor ekonomi.

"Zaman Pak Jokowi 1 hari bisa sampai 3 kali rapat, terkadang satu Minggu itu bisa 9 kali rapat, coba kalikan 4 Minggu bearti ada 36 kali rapat sebulan, jadi Kabinet Kerja itu iya beneran kerja," tandasnya

Wiranto klaim pemerintahan Jokowi lebih baik dari Soeharto & Gus Dur

Posted by


Monday, May 8, 2017

Usai diperiksa KPK, Anton Taufik bantah suruh Miryam cabut BAP

Usai diperiksa KPK, Anton Taufik bantah suruh Miryam cabut BAP - Pengacara Anton Taufik yang diduga mempengaruhi Miryam S Haryani sehingga mencabut BAP-nya beberapa saat belum bersaksi di persidangan kasus e-KTP dengan terdakwa Irma dan Sugiharto, diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini (8/5). Anton membantah bahwa dirinya yang telah mengintervensi Miryam untuk cabut BAP.


"Pokoknya saya tidak menekan. Pokoknya tanyakan penyidik di atas," kata Anton, di Gedung KPK, Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).

Anton juga tidak mau berbicara banyak soal keterkaitannya dengan pengacara Rudi Alfonso (RA). "Sudah-sudah. Pokoknya tanya saja di atas semua, sudah saya jelaskan. Makasih ya. Pokoknya saya sudah bantu semua. Saya sudah sampaikan semua di atas," ucapnya.

Perlu diketahui, nama Anton Taofik disebut-sebut ada kaitannya dengan kasus pemberian keterangan palsu di persidangan e-KTP dengan tersangka Miryam S Haryani (MSH). Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, ada pengacara yang bertemu dengan Miryam sebelum memberikan kesaksian.

"Adanya indikasi seorang pengacara yang datang menemui Miryam pada saat itu di kantor Elza Syarif dan kemudian memperlihatkan sebuah dokumen," kata Febri, di Gedung KPK, Jakarta Selatan. Kamis (6/4).

Saat persidangan e-KTP, salah satu jaksa sempat bertanya pada Miryam soal pertemuannya dengan pengacara Rudi Alfonso dan Elza Syarif. Pertemuan itu terjadi sebelum Miryam hadir di sidang pertamanya pada Kamis 16 Maret silam.

"Apakah saudara saksi sebelum memberikan keterangan di sidang pertama lalu yang saudara saksi cabut BAP, bertemu seseorang di kantor pengacara?" kata Jaksa penuntut umum KPK, Abdul Bashir, kepada Miryam, Kamis (30/3).

Namun, Miryam justru kembali bertanya pada jaksa. "Di mana yah?" jawab Miryam.

"Saya pulang dari Bali, saya ketemu teman di Radio Dalam, saya tunggu enggak datang, ya saya pulang lagi," sambungnya.

Awalnya, mantan anggota komisi II DPR itu sempat berbelit-belit mengenai sosok pengacara yang dimaksud jaksa penuntut umum KPK. Dia kembali menjelaskan kegiatannya sepulang dari Bali tanpa menyebutkan sosok yang dianggap temannya itu.

Ketua majelis hakim, John Halasan Butar Butar mengambil alih pertanyaan yang dimaksud jaksa.

"Ibu bertemu dengan teman ibu?" tanya John ke Miryam.

"Iya," jawabnya.

"Dan dia seorang pengacara?" tanya hakim kembali.

"Iya," jawabnya singkat.

Tidak hanya Rudi Alfonso saja, Miryam mengakui sempat bertemu dengan Elza Syarif sebanyak dua kali di Latuharhari, Jakarta Pusat. Dia beralasan pertemuan tersebut dilakukan karena ada permasalahan utang piutang, di mana Elza disebut Miryam memiliki utang sebesar Rp 100 juta.

Namun, dia mengatakan tidak ada saran apapun yang diberikan Elza kepadanya. "Iya Bu Elza Syarif di kantor beliau di Latuharhary, karena ada sedikit pinjam uang ke saya. Enggak ada, just say hello tolong dong pinjemin saya uang Rp 100 juta," kata Miryam sambil menirukan perkataan Elza.

Selain itu, di kantor Elza juga ada satu pengacara Anton Taufik yang disebut-sebut mempengaruhi Miryam mencabut BAP miliknya. Elza sendiri tidak mengetahui terkait dengan apa keperluan dari Anton datang
ke kantornya.

"Saya enggak tahu tiba-tiba ada di kantor saya," ucapnya.

Namun Elza mengatakan, belakangan ini dia baru mengetahui bahwa Anton Taufik (AT) yang diduga melakukan corat-coret BAP Miryam adalah RA merupakan asisten dari saksi SN dalam kasus e-KTP.

"Saya enggak tahu saya baru belakangan tahu bahwa AT anak buahnya RA saya baru tahu belakangan jadi tadinya saya enggak tahu,

Usai diperiksa KPK, Anton Taufik bantah suruh Miryam cabut BAP

Posted by


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More