Di depan Jokowi, Gubernur sebut adanya Penas KTNA bukti Aceh aman - Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan terselenggaranya Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV menjadi bukti Aceh saat ini sudah aman dan damai. Hal ini ditegaskannya dalam sambutan pembukaan Penas KTNA XV di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
"Bapak ibu akan menjadi duta promosi Aceh setelah acara Penas ini selesai, bahwa Aceh aman dan damai serta ramah-ramah," kata Zaini Abdullah dalam sambutannya, Sabtu (6/5).
Zaini mengatakan, Penas KTNA XV ini menjadi momentum bagi petani dan nelayan menjadikan tuan rumah di negeri sendiri. Kaum petani dan nelayan bisa terus sejahtera dan termasuk mensukseskan program unggulan Presiden Jokowi yaitu Nawacita.
"Ini juga impian sangat lama dari Aceh agar bisa terselenggara acara ini di Aceh. Karena sektor pertanian dan nelayan yang paling banyak terserap tenaga kerja di Aceh," katanya.
Di hadapan Presiden Jokowi, Zaini juga memaparkan sejumlah keberhasilan di bidang pertanian yang telah diperbuatnya. Salah satunya, mempromosikan dan pengembangan kopi arabika Gayo yang ada di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Bahkan, Zaini menyebutkan, kopi arabika Gayo yang memiliki cita rasa mendunia, tumbuh subur di gampong kedua Presiden Jokowi. Memang Jokowi dulu pernah bekerja di Bener Meriah sewaktu masih muda.
"Benar Meriah itu gampong kedua Bapak Presiden Jokowi. Jadi, pertanian menjadi program prioritas Aceh," imbuhnya.
Zaini mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Nilai Tukar Petani (NTP) naik pada April 2017 ini mencapai 95,5. Sedangkan produksi padi mencapai 2,3 juta ton gabah kering.
"NTP terus meningkat, termasuk sejumlah komoditi perkebunan lainnya seperti kelapa sawit, jagung dan lainnya. Selain itu Aceh siap menjadikan daerah poros maritim dunia,
Di depan Jokowi, Gubernur sebut adanya Penas KTNA bukti Aceh aman
Posted by







0 comments:
Post a Comment